Jembatan Sungai Oyo di Nias Barat Hanyut Diterjang Banjir, Akses Transportasi Lumpuh
- BENTENGTIMES.com - Kamis, 6 Mar 2025 - 17:19 WIB
- dibaca 5 kali

Dia mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, melalui UPTD Gunungsitoli, segera mengambil langkah darurat guna memulihkan akses transportasi.
“Pemerintah harus segera memberikan penanganan darurat agar mobilisasi ke dan dari Nias Barat tetap lancar, sehingga tidak berdampak pada lonjakan harga bahan pokok dan kebutuhan lainnya,” tegasnya.
Selain itu, Petrus mengingatkan Pemda Nias Barat agar sigap menggelar operasi pasar dan mengawasi potensi lonjakan harga barang akibat kondisi darurat ini. Dia berharap tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi sulit ini demi keuntungan pribadi.
Dalam jangka panjang, Petrus berharap pembangunan Jembatan Sungai Oyo dapat segera direalisasikan dengan konstruksi yang lebih kokoh dan tahan terhadap bencana.
“Harapan kami, jembatan baru nanti dibangun lebih permanen dengan struktur yang lebih kuat, sehingga bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” kata Petrus.
Lebih lanjut, dia juga mengajak Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan jembatan ini.
“Mengingat pada tahun anggaran 2025 terjadi efisiensi di hampir semua sektor, kami berharap pembangunan Jembatan Sungai Oyo dapat menjadi prioritas pemerintah,” pungkasnya.

Jembatan Sungai Oyo Jalan Provinsi Sumut, di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, ambruk kemudian hanyut diterjang banjir, pada Rabu (5/3/2025), pagi.
Baca: LSM Penjara Desak Balai Karantina Perketat Pengawasan Lalu Lintas Ayam Ras dan Telur Konsumsi
Sementara itu, Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, belum bisa dikonfirmasi. Telepon dan pesan singkat WhatsApp yang dikirim wartawan media ini, belum dibalas. Kepala BPBD Nias Barat, saat dihubungi melalui telepon selularnya, hanya mengatakan sedang rapat.
Begitu juga, Kepala UPTD Gunungsitoli, Dinas PUTR Provinsi Sumut, Dadang Irwansyah Siregar belum bisa berkomentar banyak. Dia beralasan, pihaknya sedang menggelar rapat, terkait penanganan darurat jembatan Sungai Oyo.