Jokowi Tidak Ingin Senasib dengan Amerika Latin, Mengapa?
- BENTENGTIMES.com - Jumat, 2 Des 2022 - 22:02 WIB
- dibaca 16 kali

Ketika Indonesia Melarang Ekspor CPO
Ternyata, kata Jokowi, tidak hanya batubara. Banyak juga negara yang sangat tergantung dengan CPO Indonesia. Bahkan ketika Indonesia melarang ekspor CPO, banyak pihak yang mempertanyakan kebijakan itu.
“Begitu juga minyak, CPO. Begitu kita stop, ya karena saya harus stop. Banyak pertanyaan dari luar, dari IMF, Bank Dunia, kenapa stop,” kata Jokowi.
“Ya karena dalam negerinya ilang barangnya. Saya harus utamakan rakyat saya dulu,” imbuh Jokowi.
Kenapa dunia, Jokowi menegaskan, Indonesia tidak bisa dengan mudahnya memberikan hasil produksinya ke negara lain, sementara di negara sendiri kekurangan. Keputusan itu pun dianggap banyak pihak sebagai kekeliruan.
“Banyak yang menyatakan itu keliru, ya terserah enggak apa-apa, pendapat orang berbeda-beda. Saya utamakan rakyat saja,” tegas Jokowi.

Presiden Jokowi dalam Acara Kompas 100 CEO Forum 2022, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/12/2022).
Baca: Tahukah Anda, Minyak Jelantah Ternyata Bisa Diolah jadi Sabun Batangan
Baca: Yudo Margono, Anak Petani Jadi Calon Tunggal Panglima TNI, Pernah Tugas di Belawan
Hasilnya, lanjut Jokowi, kebijakan itu pun tidak salah langkah. Tapi sebaliknya, hingga kini harga minyak goreng di dalam negeri sangat stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
“Bisa saya cek kemarin di dua pasar, baru sehari dua hari kemarin, masih di Rp14.000 dan sebagian di bawah Rp14.000,” sebut Jokowi.